logo
Tayang Setiap : Jumat pk 21.30 WIB
Tayang ulang : Minggu pk 15.30 WIB

Jumat, 12 Maret 2010 00:00:00 Wib    About Kick Andy | Mobile Web | Contact

Kickandy On : Youtube Facebook Twitter

  • Home
  • The Show
  • Foundation
  • Andy`s Friend
  • Andy`s Corner
  • Store
  • Andy`s Fan
  • Partner
Login | Register
Artikel Sebelumnya
  • Jumat, 27 Nopember 2009 21:30:00 Wib
    KETIKA NURANI BICARA
  • Jumat, 20 Nopember 2009 21:30:00 Wib
    PEMBERONTAKAN KAUM IDEALIS
  • Kamis, 12 Nopember 2009 21:30:00 Wib
    MENJADI SAKSI MATA
  • Jumat, 06 Nopember 2009 21:30:00 Wib
    INDONESIA KREATIF
  • Jumat, 30 Oktober 2009 21:30:00 Wib
    ATAS NAMA KEPEDULIAN
Index Artikel
Andy's Corner
Senin, 08 Mar 2010 08:36:00 Wib
3 Idiots
Air mata saya tak terbendung lagi. Adegan itu sungguh menyentuh dan menggetarkan hati. Tak terbayangkan sebelumnya bahwa ayah Farhan bisa berubah drastis dan menyetujui pilihan anaknya untuk menjadi fotografer.
1856 dibaca
Polling

Mayoritas anggota DPR sepakat ada penyimpangan dalam kasus Bank Century. Sementara Presiden tetap mengatakan tidak ada penyimpangan. Menurut Anda?

 Tidak ada penyimpangan
 Ada penyimpangan
 Ragu - Ragu
sukma


Kick Andy Foundation
Ingin membantu bagi mereka yang membutuhkan


sukma

sukma
The Show
Jumat, 04 Desember 2009 21:21:00 Wib
BERPRESTASI DI NEGERI ORANG
kick andySudah tidak bisa disangkal lagi, mutu pendidikan di Indonesia banyak dikeluhkan berbagai kalangan. Dari tahun ke tahun selalu fasilitas sarana dan pendanaan yang menjadi faktor kendala utama. Dan, ini tentu saja berakibat mutu lulusannya dipertanyakan. Kita mungkin sudah ketinggalan jauh di tingkat regional Asia Tenggara, terutama dari negara Singapura atau Malaysia.

Di tengah keterpurukan soal mutu dunia pendidikan kita, ternyata tidaklah sama dengan tingkat intelegensi manusia Indonesianya. Sejumlah orang Indonesia ternyata banyak yang berotak encer. Mereka bekerja di luar negeri seperti di Eropa, Amerika dan Jepang. Bahkan berhasil menduduki posisi penting.

Suhendra misalnya. Pria kelahiran Jakarta, 17 November 1975 itu, saat ini bekerja pada Badan Peneliti Jerman, BAM di Berlin. Alumnus Universitas Diponegoro Semarang itu berhasil bekerja sebagai peneliti di Jerman setelah meraih gelar doktor di sebuah univeritas teknik di Jerman. Uniknya, Suhendra yang ahli di bidang metal eksplosif itu membiayai kuliahnya dengan bekerja serabutan dan mengumpulkan botol bekas.

Jabatan yang diraih Andreas Raharso mungkin membuat kita berdecak kagum. Pria berusia 44 tahun itu saat ini menduduki pimpinan atau CEO pada sebuah lembaga riset global Hay Group yang berkantor di Singapura. Hay Group sendiri mempunyai jaringan di hampir belahan dunia dan berkantor pusat di Amerika. Klien dari Hay Group ini kebanyakan adalah para pimpinan dunia seperti Amerika serikat, Perancis dan Inggris. Jabatan yang diraih Andreas Raharso cukup fenomenal, karena merupakan satu-satunya orang Asia yang berhasil menduduki posisi puncak. Selama ini jabatan itu didominasi warga Amerika dan Eropa.

Satu lagi orang Indonesia yang berhasil menduduki posisi penting adalah Profesor Yow Pin Liem. Pria 49 tahun asal Cirebon, Jawa Barat itu adalah pimpinan dan pendiri sebuah perusahaan riset Pro Thera Biologisc di Rhode Island, Amerika Serikat. Di tempat riset Prof Yow ini sudah banyak berkontribusi melakukan penelitian terutama masalah pemahaman seputar molekul kanker dan anthrax.

Barangkali gelar akademis yang diraih Kent Sutanto ini tentulah langka. Pria kelahiran Surabaya 1951 silam itu meraih gelar doktor di Jepang. Tidak tanggung-tanggung gelar doktor yang diraih Kent di negeri sakura itu sebanyak empat gelar dari universitas yang bebeda. Saat ini Kent Sutanto mengajar di Universitas Waseda, kampus almamaternya. Selain itu Kent Sutanto juga sebagai dosen tamu di Universitas Venesia, Italia. Karena otaknya yang cemerlang, pria asal Surabaya yang sudah 35 tahun tinggal di Jepang itu mendapat kepercayaan pemerintah setempat duduk di MITI, semacam Departemen dan Perindustrian Jepang.

Menilik prestasi dan kegigihan orang-orang Indonesia ini memang tidak kalah bahkan setara dengan ilmuwan dunia. Walau kondisi pendidikan di tanah air dirasa masih belum kondusif mereka mampu menembus ruang dan waktu berkiprah cemerlang di tingkat internasional. Mereka mengaku masih betah mengabdi di mancanegara. Mereka belum berniat untuk berkiprah di tanah air, karena mereka trauma ilmu yang mereka raih dengan susah payah itu tidak mendapatkan penghargaan yang selayaknya. ( end )



|
Share Kick
59575 dibaca



Kommentar Anda :

Aturan Posting Kommentar :

Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan yang berlaku dan ditetapkan oleh kickandy.com.

Pasal Sanggahan :

kickandy.com tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya.

kickandy.com berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Data dan/atau informasi yang tersedia di kickandy.com hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya.



Minggu, 07 Maret 2010 10:50:58 Wib
kepri hidayat : mimpi
mereka adalah insipirsi bagi kita semua ?
Jumat, 05 Maret 2010 13:07:18 Wib
Dian Irman : Pandangan
Menurut pandangan saya mereka tidak kembali memang sudah seharusnya. Mereka lebih berharga di sana untuk Indonesia. Ada identitas yang sampai ke negara lain yaitu Indonesia. Kita saat ini masih mengurusi hal-hal kecil untuk memperbaiki diri. Bila sudah saatnya mereka sangat berarti buat kita di sini tetapi sayangnya bukan saat ini. Terus berjuang mengharumkan nama bangsa dengan kemampuan original yang dimiliki.
Jumat, 05 Maret 2010 11:00:49 Wib
herika yusi : harapan
berjuang untuk hidup membuat mereka harus pergi ke negeri orang.
sama seperti keluargaku.
Rabu, 03 Maret 2010 11:42:26 Wib
Kusnadi : Saran
Mudah-mudahan Indonesia dapat lebih banyak lagi menciptakan generasi-generasi seperti mereka.Amiin...
Sabtu, 27 Februari 2010 19:09:18 Wib
ibba hidayat : http://ibbatc08.blogspot.com
kapan yah sy bs sperti mereka?????
Minggu, 21 Februari 2010 06:36:24 Wib
ipunk : bangga
kapan ya ? bisa di live di TV indonesia profilnya biar semua orang tau, biar semua dunia tau, biar kita semakin PD menatap dunia global ini.
Selasa, 16 Februari 2010 03:39:53 Wib
Divo : Cool
Sebagai mahasiswa, pandangan saya sungguh kagum dengan sosok mereka2 yg berprestasi di negri orang lain.
Selasa, 16 Februari 2010 01:07:08 Wib
sendy kancanespongebob : top
orang yg terlupakan di negri sendiri
apakah mereka mau kembali ke indonesia
dan menjadikan indonesia macan asia kembali
Senin, 15 Februari 2010 15:16:23 Wib
bernadeta : keeeYeEnzzz!
weeeH'....aqu Mau kaya Mereka...tyang ga sombOnk! n' gak peduli Comment Orang.....
Senin, 15 Februari 2010 11:54:25 Wib
Murniati : Selamat!
Luar Biasa! semoga dapat menjadi inspirasi & motivasi untuk semua.
123456NextLast ›
Partners :
©2009 Enterprise All Rights Reserved