Air mata saya tak terbendung lagi. Adegan itu sungguh menyentuh dan menggetarkan hati. Tak terbayangkan sebelumnya bahwa ayah Farhan bisa berubah drastis dan menyetujui pilihan anaknya untuk menjadi fotografer.
2163 dibaca
Polling
Mayoritas anggota DPR sepakat ada penyimpangan dalam kasus Bank Century. Sementara Presiden tetap mengatakan tidak ada penyimpangan. Menurut Anda?
ibarat monyet, semakin tinggi dia memanjat, semakin kelihatan pantatnya
Rabu, 10 Maret 2010 14:26:52 Wib
mohamad saprudin : mohamad saprudin
ini jelas merupakan pengkerdilan intelektualitas dan pembodohan masyarakat yang nyata
Minggu, 07 Maret 2010 13:48:41 Wib
candra kartika sari : tanya
apakah buku-buku yang disebut diatas bisa download secara gratis, selain buku dalih pembunuhan massal. Karena menurut saya rakyat perlu tahu fakta yang terjadi pada masa itu dan bukan hanya sekedar cerita cerpen yang dibuat seakan-akan pemerintahan soeharto selalu benar. Ini akan membentuk sebuah paradigma yang akan susah terhapus dari memory masing2 rakyat indonesia. Terima Kasih
Sabtu, 06 Maret 2010 01:23:39 Wib
haseum_pisan : ... mengapa mereka dibungkam ...
Mungkin, kejaksaan agung kehabisan ide hingga menerapkan konsep ketertiban umum dalam era revolusi di era kemerdekaan ini (lihat dalam angka 1 konsiderans uu no. 4/pnps/1963 ditemukan kata "revolusi"), dimana kita bisa menghirup udara dengan bebas.
Secara pribadi saya berpandangan dan yakin bahwa dasar hukum yang digunakan tersebut merupakan propaganda yang digunakan oleh (alm.) Presiden Soekarno untuk menghilangkan segala bentuk sisa kolonialisme di Negara Republik Indonesia.
Saya hingga saat ini buta dengan sejarah indonesia, buta karena takut dibohongi dengan momok "konspirasi orde otoriter". Bagi saya, sejarah seperti mimpi indah ketika tidur, hanya suatu visi yang hanya ada dalam mimpi namun menginspirasikan seseorang ketika ia terbangun.
Dalih Pembunuhan Massal : Gerakan 30 September dan Kudeta Soeharto secara pribadi merupakan harapan saya untuk mengenal bangsa dan menggali rasa cinta tanah air.
Pelarang Peredaran Dalih Pembunuhan Massal : Gerakan 30 September dan Kudeta Soeharto merupakan pelanggaran hak asasi manusia, baik secara langsung maupun secara tidak langsung.
Merupakan pelanggaran hak asasi manusia secara langsung karena pelarangan peredaran buku tersebut tidak dilaksanakan
berdasarkan aturan hukum yang jelas, baik menurut hukum nasional maupun menurut hukum internasional yang berkembang dan berlaku pada saat ini. Selain itu, saya menilai kejaksaan agung secara serta-merta (tanpa aturan hukum yang jelas) mengkriminalisasikan para pengakses Dalih Pembunuhan Massal : Gerakan 30 September dan Kudeta Soeharto.
Merupakan pelanggaran hak asasi manusia secara tidak langsung karena pelarangan peredaran buku tersebut lebih membawa dampak bagi masyarakat (kehilangan kesempatan untuk mengembangkan diri) Menurut pengetahuan saya selama ini, belum ada penjelasan lebih lanjut dan mendetail mengenai pelarangan buku Dalih Pembunuhan Massal : Gerakan 30 September dan Kudeta Soeharto dari Kejaksaan Agung.
***** Nama saya samarkan karena secara pribadi mengalami trauma secara tidak langsung atas beberapa peristiwa di Indonesia yang menyorot perhatian masyarakat mengenai arogansi beberapa pihak yang tidak menghargai makna dari kebebasan berpendapat *****
"Apabila seseorang tidak bisa bicara atas keinginannya sendiri, orang itu hampir tidak bisa berbuat apa-apa atas keinginannya sendiri" (Cato)
Rabu, 03 Maret 2010 20:57:42 Wib
fauzan : sukses
akhrny kick andy dtg kan susno duadji, utk mggu dpan tlng donk dtng kan sri mulyani... biar sri mulyani mngungkp ksus itu hny di meja andy noya.. PLISS
Rabu, 03 Maret 2010 09:32:01 Wib
alwin tentrem naluri : senag .
maju terus untuk kick andy .
Senin, 01 Maret 2010 02:38:30 Wib
slamettw : bulu
askum
negeri kita ini kaya , kaya akan hasil bumi , kaya akan tenaga ahli , kaya akan tenaga "ahli" , .yg di sebut di atas termasuk salah satu keahlian tenaga ahli kta (para penulis / kritikus )/ kritik untuk para"tikus"tapi yg penting bukan kritik nya tapi apa eksistensi kita untuk bangsa (bukan hanya kritik tapi jadilah satu solusi bukan polusi untuk negeri scara aktual , nyata, terpercaya)
Minggu, 28 Februari 2010 00:58:13 Wib
Rusdi Basri : alasan pembungkaman
assalamualikum.
kita sebagai warga negara sepatutnya patuh dan tunduk pada peraturan yang telah di tetapkan oleh negara sepanjang peraturan tersebut berjalan seiring dengan UUD 1945. kaitanya dengan pembredelan buku, adalah hal yang tidak sepatutnya di lakukan terutama oleh aparat negaga, karena hal itu justru mengkerdilkan sistem demokrasi yang selama ini kita bangun, setiapa orang wajib berpendapat (mengutarakan pikiran)sepanjang pendapat tersebut tidak tidak berbau profokatif.
apabila kita kaji dari filosofi ilmu pengetahuan, buku adalah sarana yang dapat kita jadikan bahan sintesa yang apabila kita ingin mendapatkan sebuah pembenaran maka kita harus membuat antitesa untuk mendapatkan pengetahuan baru.
jadi dengan alasan apapun pembredelan buku tidak pernah akan dibenarkan.. bravo kick andi..!!
Jumat, 26 Februari 2010 16:34:09 Wib
Cindy Febritasari : Menanyakan Peihal Buku
Assalamualaikum...
Saya seorang mahasiswi di sebuah Universitas Negri di Surabaya. Setelah menonton tayangan kickAndy episode "Mengapa mereka di bungkam?",saya menjadi tertarik untuk membaga buku buku yang dilarang beredar. Saya sangat setuju dengan pernyataanbahwa" kita tidak membutuhkan jaksa Agung untuk menentukan bacaan kita itu baik atau buruk", mengingat siapa tujuan buku tersebut . Saat ini saya sedang menyusun sebuah makalah yang mengambil tema tentang suku melanisia dan OPM,saya sangat berharap bisa mendapatkan sumber yang terpercaya. Buku berjudul " Pemusnahan Etnis Melanisia ", merupakan salah satu buku yang saya harapkan agar bisa menjadi salah satu litelatur saya. Jadi kira" di mana saya bisa mengakses buku tersebut ,,, terimakasih ...
Jumat, 26 Februari 2010 09:50:11 Wib
Budi : Salut
Saya salut dan acungi jempol buat Kick Andy dengan acaranya, moga lebih berani lagi